Pemikiran Politik Lenin



BIOGRAFI  LENIN

  Vladimir Ilyich Ulyanov adalah putra pasangan Ilya Nikolaevich Ulyanov (1831-1924) dan Maria Alexandrovna Blank (1835-1916). Ilya adalah ayahnya yang seorang pegawai negeri Kekaisaran Rusia yang berjuang mewujudkan demokrasi dan pendidikan bebas bagi semua orang di Rusia. Sebagaimana kebanyakan orang Rusia, Lenin merupakan keturunan dari berbagai macam suku bangsa. Ia memiliki darah Kalmyk yang diwarisi dari ayahnya dan darah Volga Jerman dari ibunya.
Di sekolah, Lenin terkenal pandai dalam bahasa Latin dan bahasa Yunani. Pada bulan Mei 1887, kakaknya yang bernama Alexander Ulyanov dihukum gantung karena ikut merencanakan pembunuhan Tsar Alexander III. Hal ini mengubah karakter Lenin menjadi radikal yang membuatnya dikeluarkan dari Universitas Kazan karena turut serta dalam demonstrasi mahasiswa. Akan tetapi, setelah itu ia belajar secara otodidak dan pada tahun 1891 berhasil memperoleh izin menjadi seorang pengacara.
Sementara itu, ketika bekerja sebagai seorang pengacara di Saint Petersburg, ia mulai mengenal karya-karya Karl Marx dan Friedrich Engels. Marxis-an penulis Jerman Karl Marx (1818-1883). Marx (dan rekannya Friedrich Engels [1820-1895]) telah percaya pada revolusi internasional (menggulingkan pemerintah) dari pekerja miskin dan kelas bawah (disebut kaum proletar) yang akan memimpin jalan ke sebuah sistem baru kekuasaan. Di bawah sistem baru, Marx berpendapat, properti akan dimiliki secara komunal (sebagai kelompok) dan kerja akan didistribusikan secara merata. Pada tahun 1893 Lenin juga menjadi revolusioner oleh profesi. Menurut dia, makalah dan artikel kontroversial dan mencoba untuk mengatur pekerja. St Petersburg untuk Uni Perjuangan untuk Pembebasan Buruh, yang membantu menciptakan Lenin, adalah salah satu benih yang memulai gerakan Marxis Rusia.
 Karena karya tentang Marxisme dilarang di Rusia, Lenin pun ditangkap dan dipenjara selama setahun. Lalu ia dibuang ke Siberia. Saat di dalam penjara pun Lenin menunjukkan bakatnya dengan mengalahkan para penghuni penjara yang lain dalam hal bermain catur.
Pada bulan Juli 1898, masih di Siberia, Lenin menikahi seorang wanita sosialis bernama Nadezhda Krupskaya. Pada tahun 1899, ia menulis buku tentang perkembangan kapitalisme di Rusia. Pada tahun 1900, ia diperbolehkan pulang dari Siberia. Lalu ia berkeliling Eropa dan mengunjungi konferensi-konferensi Marxis.
Pada tahun 1903 Lenin bertengkar dengan para pengurus Partai Sosial-Demokrat dan Buruh Rusia mengenai struktur kepartaian. Julius Martov, seorang pengurus, menginginkan sebuah struktur yang agak lepas dan otonom sedangkan Lenin menginginkan struktur yang sentralistik. Lalu partai ini pecah menjadi dua. Orang-orang Lenin disebut kaum Bolshevik yang berarti mayoritas dan orang-orang Martov disebut kaum Menshevik yang berarti minoritas.

SITUASI POLITIK
Lenin memiliki saudara bernama Alexander, ia seorang pendiam, menyimpan benih perlawanan, dan seorang mahasiswa di Universitas st.petersburg, ia memiliki ketekunan dan kecakapan yang tinggi . akibat dari tindakan alexander seluruh keluarga mengandung beban penderitaan atas peristiwa itu, Lenin menghadapi kesukaran tidak dibolehkan untuk melanjutkan pendidikan melanjutkan pendidikan di Universitas st.petersburg maupun di universitas lain . Lenin mampu membuktikan kemampuan, ia lulus terbaik, nomer satu diantara 124 peserta . Ia tampil sebagai pemimpin golongan sosial demokrat yang menentang pemikiran tsar, sikapnya pembangkang membuatnya dibuang ke siberia , ia juga sempat mengalami pembuangan di luar negeri bersama istri yang setia menemaninya . dalam masa pembuangan ke luar negeri Lenin sesekali menyelundup untuk pulang. Dari tempat pembuangan di swiss , ia dengan kawan seperjuangannya ditolong oleh pemerintahan jerman dengan maksud mengurangi kekuatan Tsar dalam peperangan dengan jerman di perang dunia ke-1 , namun pada masa mendatang lenin dan kawannya malah menjadi musuh. Lenin kembali menetap ke negaranya ketika berlangsung Revolusi Merah-Bolshevick pada tahun 1917 . Lenin hanya berkuasa selama 7 tahun sejak revolusi Bolshevick hingga wafat tahun 1924 yang diawali dengan stroke setahun sebelum wafat.

FILOSOFI
Lenin selalu menganggap dirinya sebagai pengikut setia Marx , akan tetapi sebagai seorang sebagai seorang praktisi ia melakukan peranannya di Uni Soviet bukan di kawasan Eropa Barat , tentu memiliki karakteristik sosial masyarakat yang berbeda . Lenin melakukan modifikasi Marxisme , Ia memperkenalkan pendekatan baru dalam perjuangan kelas, strategi organisasi komunis yang hakikatnya menjadi berbeda . sejak saat itu lahirlah konsep marxisme-Leninisme : konsep yang mengkombinasikan beberapa pemikiran marx yang orisinil dengan berbagai formulasi yang disusun lenin. Sumbangan yang diberikan Lenin dalam melanjutkan dan mengapilkasikan marxisme – komunisme lebih bersifat praktis. Bagi lenin partai itu haruslah partai kader artinya tidak perlu memiliki massa yang besar tetapi anggotanya terdiri atas orang orang yang revolusioner . partai nantinya akan menggerakkan kalangan pekerja atau buruh untuk melakukan perubahan secara revolusioner dan radikal .
 Lenin berpandangan partai seperti inilah sebagai alat ampuh dan efektif untuk erobohkan kekuasaan Tsar di Uni Soviet . Ada sikap politik berbeda antara Lenin dengan pemikiran Marx mengenai pendirian sebuah partai, ini menyebabkan terjadinya 2 pengelompokan . pada tahun 1903 dengan pendirian Lenin mereka terpecah menjadi 2 golongan , yaitu golongan Bolshevik (mayoritas) dan golongan Menshevik (minoritas) . Pada tahun 1918, golongan membentuk partai komunis sebagai setelah kekuasaan Tsar di Uni Soviet runtuh dan kendali kekuasaan berada ditangan mereka . model organisasi partai yang dibangun lenin dengan pengikutnya , pada umumnya menjadi contoh yang ditiru oleh pengikut komunis-marxis dalam mendirikan partai di negara diluar Uni Soviet .
       Lenin juga memiliki visi mengenai pentingnya melakukan revolusi komunisma pada wilayah terbelakang guna perimbangan dunia menghadapi ancaman kapitalisme .
Sumbangan pemikiran Lenin yang diterima oleh semua orang komunis dewasa ini : kediktatoran proletariat hanya mungkin melalui kediktatoran Partai Komunis . jika tidak ada kediktatoran partai Komunis, maka tidak ada kediktatoran proletar, sebab menurut lenin : orang-orang komunis mengetahui apa yang terkandung dalam kepentingan utama golongan buruh .

KARIR POLITIK LENIN
Berkat pengalaman tahun 1905 serta musim semi 1907, seperti dikemukakan Lenin Partai komunis dibentuk dan menyatakan perang terhadap partai-partai lain. Lenin memiliki tujuan yang pasti dalam merealisasikan konsep komunisme , yakni merebut kekuasaan di negerinya ( Uni Soviet ) dengan melakukan perubahan radikal dalam struktur politik, sosial , ekonomi . ia percaya kepada keunggulan politik atas ekonomi, tidak semata berakar dari sejarah dari segi ekonomi , lebih dari itu didasari juga atas prasangka bahwa kepercayaan yang tidak terbatas akan kekuatan ekonomi . ia mengerahkan sebagian dari kekuatan revolusioner nya untuk membangun sebuah peralatan organisasi dalam zaman Tsar Uni Soviet . secara intens Lenin melakukan hubungan yang erat dengan kegiatan harian kelompok Bolshevik yang dipimpinnya .

POLITIK LENIN
Kondisi Uni Soviet pada abad 19, membuka peluang yang besar untuk menerima pemikiran marxisme di Jerman . apa yang menjadi gagasan Lenin mengenai bagaimana menerapkan teori Marx dalam interpretasinya yang lebih praktis itu , benar-benar dioperasionalisasikan secara politik praktis . pada tahun1917 saat pemerintahan Karensky terbentuk memperlihatkan tanda-tanda untuk mengadakan perubahan politik seperti yang diwujudkan oleh golongan Borjuis, Lenin dengan tegas menolaknya . ia memperjuangkan Segala kekuasaan kepada diktator proletariat dan petani miskin , pada revolusi oktober 1917 , Lenin berhasil menjadikan kediktatoran proletar dan petani menjadi kediktatoran partai. Partai memegang posisi kunci atas segala-galanya , bukan semata partai dari kelas proletar , melainkan lebih penekanan kepada golongan komunis . Lenin adalah tokoh komunis yang lebih merasakan bahwa kenyataan di tahun-tahun awal setelah revolusi oktober 1917 mewujudkan masyarakat komunis, membangun struktur kenegaraan baru, tidaklah mudah dan tidak semudah apa yang dikonsepkan oleh Marx . Lenin menulis bila kekuasaan itu berada ditangan diktator proletar, aparat pemerintahan yang ruwet tidak akan diperlukan. Lenin dalam State and Revolution (1918) menegaskan bahwa menjelang tahun1917 dalam konteks memandang negara-negara Barat yang telah maju, tetapi dimata Lenin tidak demikian , apa yang terjadi di Inggris dan Amerika Serikat antara tahun 1872-1917.  Bagi Lenin berpendirian bahwa revolusi tidak terputus-putus . dalam tahun 1905 dengan tegas mengatakan bahwa kita menyetujui revolusi yang tidak terputus-putus dan kita tidak akan berhenti ditengah jalan .
       Konsep Lenin mengenai diktator mengandung arti yang lebih bersifat politik yakni diktator komunis atas kaum proletariat , sebab ia meragukan kaum buruh memiliki pemahaman politik atau kemampuan organisadi yang sewaktu-waktu  dapat digunakan untuk menjadi eksistensi dan perluasan suatu negara komunis. Ekspansi ideologis Menembus Pakem Marxisme . oleh karena itu , tugas utama kaum revolusioner profesional adalah menyerang dan menghancurkan sistem sosial dan politik yang ada dalam kondisi yang paling lemah . Untuk Ekspansi ideologis dalam rangka perluasan pengaruh relatif kecil , tetapi berdisiplin tinggi serta teroganisasi dengan baik . ia mengemukakan “berikan kepada kami sekelompok kaum revolusioner , dan kami akan menguasai seluruh Uni Soviet” .

Hubungi Kami