Negara,Agama, dan Warga Negara


Negara,Agama, dan Warga Negara


          Negara berasal dari kata asing yaitu state (inggris) staat (Blanda dan jerman), atau etat (Prancis), secara terminologi negara diartikan sebagai organisasi tertinggi diantara satu kelompokmasyarakat yang memiliki cita-cita untuk bersatu.
 
    Tiga macam tujuan negara yaitu :
  • Untuk memperluas kekuasaan
  • Menyelenggarakan ketertiban hukum
  • Untuk mencapai kesejahteraan umum
  Adanya negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia,sebagai perseorangan dan sebagai mahluk sosial. Menurut teokratis Thomas Aquinas dan Agustinus mengatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mencapai penghidupan aman dan tentram dan taat kepada pimpinan tuhan.

         Tokoh islam Ibnu arabi mengatakan bahwa tujuan negara adalah agar manusia bisa menjalankan kehidupannya dengan baik, jauh dari sengketa dan menjaga intervensi pihak-pihak asing. Sedangkan menurut Ibnu Khaldun tujuan negara adalah untuk mengusahakan kemaslahatan agama dan dunia yang bermuara pada kepentingan akhirat. Sedangkan dalam konteks negara Indonesia, tujuan negara adalah memajukan kesejahteraan umum.

            Suatu negara harus memiliki tiga unsur penting yaitu rakyat, wilatah dan pemerintah. Rakyat : adalah sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh rasa persamaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.
Wilayah : Unsur negara yang harus terpenuhi karena tidak mungkun ada negara tanpa ada batas-batas teritorial yg jelas.
Pemerintah : Alat kelengkapan negara yang bertugas memimpin organisasi negara untuk mencapai tujuan bersama didirikannya sebuah negara.

            Ada tiga macam teori-teori terbentuknya negara :
1.      Teori kontrak soosial
2.      Teori ketuhanan
3.      Teori kekuatan

Secara umum negara terbagi menjadi dua bentuk yaitu :
1. Negara kesatuan
 
Negara kesatuan ini dibagi kedalam dua macam sistem pemerintahan yaitu sentral dan otonomi.
  • Ø  Negara kesatuan : sistem pemerintahan yang langsung dipimpin oleh pemerintah pusat sementara pemerintah daerah dibawahnya melaksanakan kebijakan pemerintah pusat.
  • Ø  Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi adalah : kepala daerah diberikan kesempatan dan kewenangan untuk mengurus urusan pemerintah wilayahnya sendiri.
2. Negara serikat
Adalah bentuk negara gabungan yang terdiri dari beberapa negara bagian dari sebuah negara serikat. Bentuk negara digolongkan kedalam tiga kelompok yaitu :

  • Monarki : model pemerintahan yang dikepalai oleh raja atau ratu
  • Oligarki : pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompok tertentu.
  • Demokrasi : bentuk pemerintahan yang bersandar pada kedaulatan rakyat atau mendasarkan kekuasaannya pada pilihan dan hendaknya rakyat melalui mekanisme pemilu.
Menurut UUD kewarganegaraan Indonesia (UUKI) 2006 yang dimaksud dengan warga negara adalah suatu negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Hubungan negara.
Hubungan negara dan agam di Indonesia lebih menganut pada asas keseimbangan yang dinamis, jalan tengah antara skularisme dan teokrasi. Keseimbangan dinamis adalah tidak ada pemisahan agama dan politik. Namun masing-mamsing dapat saling mengisi dengan segala peranannya. Agama tetap memiliki daya kritis terhadap negara dan negara punya keajiban-kewajiban terhadap agama. Dengan kata lain pola hubungan agama dan negara di Indonesia membantu apa yang sering disebut oleh banyak kalangan sebagai hubungan simbiotikmutualita.
 
Konsep NKRI dan pancasila ijtihad inklusif kelompok islam dalam era pembentukan negara Indonesia. Kewajiban umat islam sebagaimana kelompok lainnya, adalah menjaga dan melestarikan kesepakatan para pendiri bangsa tersebut.
Hubungi Kami