Falsafah Islam Indonesia


        

        
          Sebelum kita mengkaji lebih dalam tentang falsafah Islam terlebih dahulu saya akan membahas asal mula lahirnya nama falsafah sehingga akan mempermudah pembaca dalam memahami hal-hal yang ada dalam falsafah itu sendiri. Kata falsafah berasal dari bahasa Arab yaitu falasifah. Sedangkan dari Yunani disebut Philosopir. Dari Inggris disebut philosoph. Sedangkan dari Indonesia sendiri mengambil dari kata filsafat yang bersumber dari tiga Negara yaitu Fil diambil dari kata philosopir dari Yunani,, safa dari bahasa Arab dan huruf “t” diambil dari bahasa Persia, sehingga tersusunlah kata filsafat.

            Dari segi penyebutan  penyebutan untuk orang-orang yang berfilsafat juga berbeda-beda dari tiap Negara. Indonesia menyebut failasuf, dari Arab menyebut falasifah dan dari Jerman menyebut filosof.
            Menurut catatan sejarah buku falsafah Islam telah terbit sejak 1961, secara akademis falsafah Islam dikenalkan pertama kali pada tahun 1980 an oleh Prof.Dr. Harun Nastion (disingkat GBHN : Guru Besar Harun Nasution) melalui lembaga IAIN Ciputat.

            Adapun cara penyampaian falsafah Islam di Indonesia adalah dengan melakukan kajian-kajian pustaka falsafah Islam di Indonesia secara berurutan menurut tahun pertama kali terbit sampai akhir terbit (analisis berangkai), sehingga dalam pada itu  tulisan-tulisan ini mempunyai tiga perbedaan istilah yakni :
v  Falsafah Islam
v  Falsafah Islam di Indonesia
v  Falsafah Islam Indonesia [2]

1.      Falsafah Islam
Falsafah ini berkembang dikalangan masyarakat Islam sejak abad 3 H./9 M, dan kemudian dikenal dengan ilmu “falsafah Islam”. Ilmu ini dipengaruhi oleh karya-karya [3][4]Yunani tokohnya adalah Greek/Greece, dan kemudian dikembangkan oleh failasuf Islam, dimulai dari penterjemahan karya-karya Yunani dari bahasa Arab.[5]
2.      Falsafah Islam Di Indonesia
Indonesia mulai mengkaji ilmu falsafah ketika diparuh awal  tahun 1980 an. Tema falsafah Islam di Indonesia menjadi objek kajian artikel ini, dengan focus pada sejarah kemunculan buku-buku serta tokoh awal pejuangnya. Penelitian ini kemudian menghasilkan hipotesa bahwa penerbitan karya falsafah Islam sejak tahun 1960 an.
3.      Falsafah Islam Indonesia
Suatu Negara bisa menyandang keabsahan sebagai Islam jikalau jumlah populasi lebih dominan. Sehingga tidak ada lagi Negara yang mayoritas non Islam menyatakan term  falsafah Islam Amerika misalkan karena di Amerika mayoritas non muslim, dan sangat tepat saya kira jikalau Indonesia menggunakan term “falsafah Islam Indonesia” karena jumlah populasi Islam lebih dominan. Berikut dibawah ini adalah buku rujukan pustaka falsafah Islam :
Selain buku-buku GBHN, kitab falsafat Islam pertama kali terbit tahun 1961, berjudul Filsafat Islam, yang dikarang oleh Oemar Amin Hoesin. Tetapi buku ini hanya menyentuh sedikit saja asas-asas falsafat dan kurang masyhur juga tidak monumental. Pada tahun 1962, terbit buku Disekitar Filsafat Scholastik Islam, oleh Hasbullah Bakry dan menjadi buku pegangan di sekolah Pendidikan Hakim dalam Negeri di Yogyakarta. Ia juga merupakan dosen falsafat di Fakultas Tarbiyah IAIN Ciputat. Delapan tahun kemudian terbit buku karangan Ahmad Hanafi, Pengantar Filsafat Islam, namun juga tidak terlalu populer. Referensi yang paling monumental adalah karangan dari GBHN seperti buku Falsafat dan Mistisisme dalam Islam dan Islam ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Sepuluh tahun kemudian, muncul karya falsafat Islam yang disunting oleh Nurcholis Madjid (Cak Nur), Khazanah Intelektual Islam. Tahun 1985 muncul terjemahan falsafat Islam karangan Ahmed Fouad El-Ehwany, Filsafat Islam. Adapun terjemahan M.M Sharif berjudul, Para Filosof Muslim. Padahal buku aslinya berjudul,  A History of Muslim Philosophy, terdisi dari dua jilid yang terbit pada tahun 1963 dan 1966.

              Tokoh-tokoh falsafah di Indonesia
Falsafah Indonesia adalah hasil dari kerja keras pemikiran orang Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai mediumnya, dan yang isinya kurang lebih memiliki segi distingtif bila dibandingkan dengan falsafah lainnya.
Filsafat Indonesia adalah fenomena yang mulai marak di era 1960-an. Tokh-tokohnya adalah :
ü  M. Nasroen
ü  Soenoto
ü  R. Parmono
ü  Jakob Sumarjo



[1] Nanang Tahqiq, Diktat asas-asas falsafah Islam, Hipius,ciputata:2016, hlm 79

[2]. Nanang Tahqiq, Diktat asas-asas falsafah Islam, Hipius,ciputata:2016, hlm 84
3. Nanang Tahqiq, Diktat asas-asas falsafah Islam, Hipius,ciputata:2016, hlm 76


.


Hubungi Kami